Ketua MPR Setya Novanto Kembali Menjadi Tersangka Kasus E-KTP

Ketua MPR Setya Novanto Kembali Menjadi Tersangka Kasus E-KTP

Posted on

Berita Politik – Setya Novanto kembali menjadi tersangka kasus E-KTP. Sebelumnya status tersangka Novanto sudah di cabut, namun KPK terus menyelidiki kasus Novanto dan kembali menetapkan Ketua DPR tersebut menjadi tersangka. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyerahkan hal tersebut pada proses hukum yang berjalan.

“Kita harus menghargai seluruh proses hukum yang berlaku dan menyerahkan seluruh proses hukum itu” ujar Fadli Zon pada saat kunjungan kerjanya di Wina, Austria, Sabtu (11/11).

Fadli mengatakan kurang mengetahui substansi kasus yang sedang menjerat Novanto. Fadli beralasan bahwa dia masih belum menjabat menjadi anggota DPR saat kasus korupsi E-KTP terungkap.

“Kasus korupsi E-KTP terjadi 6 atau 7 tahun yang lalu. Saya secara substansi tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Fadli.

“Kita serahkan saja semua pada proses hukum yang berlaku. Bagaimana mekanisme hukum dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terkait,” tambahnya.

KPK telah mengumumkan penetapan kembali ketua MPR Setya Novanto sebagai tersangka terkait kasus korupsi E-KTP pada hari jumat kemarin. Penetapan tersangka ini sudah menjadi yang kedua kalinya setelah sebelumnya KPK kalah melalui pra peradilan. Berita Terkini

Pada 31 Oktober 2017, KPK menerbitkan surat perintah penyidikan atas nama Setya Novanto terkait kasus korupsi E-KTP. Novanto di duga ikut terlibat dalam tindak pidana korupsi pengadaan E-KTP bersama dengan Sugiharto, Irman, Andi Agustinus, dan Anang Sugiana Sudihardjo.

“Setya Novanto di duga telah melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 33 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasa 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” ucap Saut Situmorang yang merupakan Wakil Ketua KPK.

Semua mengetahui bahwa KPK mengahadapi jalan yang sulit dan tantangan yang luar biasa dalam menyelidiki kasus keterlibatan ketua DPR soal kasus E-KTP. KPK juga sebelumnya sudah memanggil Setya Novanto, namun Setya novanto tidak memenuhi panggilan tersebut.

Nah menariknya di kasus ini, Ketua KPK dan wakil nya, Agus dan Saut di kabarkan di laporkan oleh pihak pengacara Setya Novanto ke Bareskrim Polri dengan tuduhan penyalahgunaan kewenangan serta tudingan telah memalsukan surat pencegahan Setya Novanto. Berita Terbaru