Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gen.Gatot Nurmantyo (kanan) dan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) menemani Presiden Joko “Jokowi” Widodo menghadiri acara doa massal, yang diselenggarakan oleh organisasi Islam di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2016.
Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gen.Gatot Nurmantyo (kanan) dan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) menemani Presiden Joko “Jokowi” Widodo menghadiri acara doa massal, yang diselenggarakan oleh organisasi Islam di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2016.

Gatot, Muhaimin menduduki peringkat teratas daftar VP untuk kedua kubu

Posted on

Gatot, Muhaimin menduduki peringkat teratas daftar VP untuk kedua kubu

Gatot, Muhaimin menduduki peringkat teratas daftar VP untuk kedua kubu – Terlepas dari persaingan calon presiden, Presiden Joko “Jokowi” Widodo atau Prabowo Subianto, mereka harus bermitra dengan mantan Panglima TNI (purn.) Jenderal Gatot Nurmantyo jika mereka ingin menang besar dalam pemilihan presiden pada tahun depan.

Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gen.Gatot Nurmantyo (kanan) dan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) menemani Presiden Joko “Jokowi” Widodo menghadiri acara doa massal, yang diselenggarakan oleh organisasi Islam di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2016.
Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gen.Gatot Nurmantyo (kanan) dan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) menemani Presiden Joko “Jokowi” Widodo menghadiri acara doa massal, yang diselenggarakan oleh organisasi Islam di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2016.

Sebuah survei yang dilakukan oleh jajak pendapat yang bertempat di Jakarta, Alvara Research Center menunjukkan bahwa Gatot Nurmantyo , yang memperoleh 19,6 persen suara, menempati urutan teratas daftar calon wakil presiden dengan elektabilitas tertinggi untuk pemilihan 2019.

Sementara itu, anak dari mantan presiden Republik Indonesia,Agus Harimurti Yudhoyono menempati urutan kedua dengan 15,7 persen, diikuti oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang masing-masing mengamankan 11,6 dan 9,6 persen.

Sekitar 62,6 persen dari 1.202 responden memilih Gatot untuk menjadi pasangan Jokowi. Sementara itu, 56,8 persen menginginkan Prabowo, pelindung Partai Gerindra, untuk mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden.

Baik Joko “Jokowi” Widodo dan Prabowo Subianto masih belum memilih calon jodoh sebagai calon wakil presiden untuk pemilu tahun depan.

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mempertandingkan keduanya. Sekitar 53 persen responden memilih dia untuk berjalan dengan Jokowi, sementara 54,1 persen memberinya anggukan untuk menjadi pasangan Prabowo.

Meskipun partainya adalah bagian dari koalisi yang berkuasa, Muhaimin belum menyatakan apakah ia akan bergabung dengan Jokowi atau Prabowo, atau membentuk koalisi poros ketiga.

Direktur Alvara Hasanuddin Ali mengatakan siapa pun kandidat presiden, apakah itu Gatot atau Muhaimin, keduanya diterima oleh pendukung Jokowi dan Prabowo.

“Gatot dan Muhaimin bisa menjadi pengubah permainan yang akan menentukan konfigurasi pasangan calon yang akan berjalan dalam pemilihan mendatang,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.