Mulai Pada Bulan Oktober 2017,Kesulitan Register Kartu
BERITA NASIONAL

Mulai Pada Bulan Oktober 2017,Kesulitan Register Kartu

Berita Politik – Pemerintahan Indonesia sekarang telah menetapkan aturan untk melakukan registrasi ulang pelanggan prabayar operator selular harus dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan ( NIK ) dan nomor Kartu Keluarga ( KK ).

Aturan itu telah terulang dalam Peraturan Menteri ( PM ) Mentri Komunikasi Informatika ( Menkominfo ) Dengan Nomor 14 tahun 2017 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekominukasi, yang mulai aktif pada tanggal 31 Oktober 2017 itu.

Dan diberitakan bahwa sejak tanggal pemberlakuan Registrasi Ulang Pelanggan Prabayar tersebut tercatat bahwa ada 20% yang gagal melakukan Registrasi. Salah satu penyebab gagal Registrasi dikarenakan asal memasukkan Nomor Induk Kependudukan ( NIL ) atau Nomor Kartu Keluarga ( KK ). Seperti itulah yang diungkapkan oleh Dirjen Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan juga Informatika ( Kemnkominfo ).

Karena pada registrasi ulang diminta untuk ketik ulang Nomor Induk Kependudukan ( NIK ) dan Nomor Kartu Keluarga ( KK ).Namun ada sebagian masyrakat yang hanya menulis langsung NIK nya bukan nomornya.

Dan tips untuk seluruh Masyarakat Indonesia Apabila tidak tau dan tidak memahami cara mendaftar silahkan untuk langsung Kegerai provider , agar bisa dibantu gerai supaya tidak terjadi kegagalan … ( 7/11 ).

Sementara untuk pelanggang yang sudah berhasil melakukan registrasi itu ada sebanyak 54 juta orang lebih. Jumlah tersebut dari operator selular yang sudah terdaftar yaitu Telkomsel,Indosat,XL, 3 Indonesia,Sampoerna Teleco,Smartfren.

Demikian untuk Berita Terupdate semoga bermanfaat.