Operasi penyelamatan pedaki di Mt. Rinjani dimulai
BERITA NASIONAL

Operasi penyelamatan pedaki di Mt. Rinjani dimulai

Operasi penyelamatan pedaki di Mt. Rinjani dimulai

Operasi penyelamatan pedaki di Mt. Rinjani dimulai
Operasi penyelamatan pedaki di Mt. Rinjani dimulai

Sebuah tim penyelamat gabungan dari 184 personel dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Badan SAR dan Pencarian Nasional (Basarnas), Polisi Nasional, Militer Indonesia (TNI), serta petugas medis dan sukarelawan telah dikerahkan dari Sembalun di Kabupaten Lombok Timur ke menyelamatkan sekitar 500 pejalan kaki yang terjebak di Gunung Rinjani setelah gempa kuat memicu longsor.

Menurut Badan Nasional Bencana dan Mitigasi (BNPB), tim berangkat dari Sembalun pukul 7 pagi waktu setempat pada Senin pagi, dengan fokus pada dua lokasi di Gunung Rinjani di mana sebagian besar pendaki berada: Sembalun trek KM 10 dan daerah Batu Ceper . 

Para pendaki yang berada di Sembalun mendaki KM 10 ketika gempa melanda telah turun ke Pos 1 pada Senin sore dengan bantuan tim penyelamat, kata kepala Badan Taman Nasional Rinjani Sudiono.

“Pos 1 hanya berjarak dua jam dari Sembalun, salah satu titik masuk ke Rinjani,” kata Sudiono kepada The Jakarta Post . “Mereka aman dan sehat.”

“Enam pejalan kaki tetap di Danau Sagara Anak. Mereka menderita trauma dan diminta untuk diangkut dengan helikopter, ”katanya, seraya menambahkan bahwa tim akan melakukannya ketika cuaca memungkinkan.

Sekitar 40 pejalan kaki lainnya yang terjebak di Batu Ceper juga turun dan tiba di Pos 2.

Korban tewas akibat gempa telah meningkat menjadi 16 pada Senin sore. Salah satu korban diidentifikasi sebagai Muhammad Ainul Taksin, 26, dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Ainul termasuk di antara 800 pejalan kaki yang berada di Gunung Rinjani, salah satu gunung tertinggi di negara itu, ketika gempa berkekuatan 6,4 mengguncang pulau itu. Dia meninggal karena cedera kepala yang serius setelah terkena batu.

Juru bicara BNPB, Sutopo mengatakan, gempa susulan telah menghambat operasi penyelamatan dan beberapa rute akses telah terhalang oleh tanah longsor.

Menurut BNPB, 829 orang yang terdiri dari 637 warga negara asing dan 192 orang Indonesia naik Rinjani pada hari Jumat dan Sabtu. Angka sebenarnya bisa lebih tinggi karena mereka yang naik sebelumnya mungkin masih berkemah di sana.