Polda Berhasil Membuat Sketsa Wajah Penyerang Novel Baswedan
BERITA POLITIK

Polda Berhasil Membuat Sketsa Wajah Penyerang Novel Baswedan

Berita Terkini – Polda Berhasil Membuat Sketsa Wajah Penyerang Novel Baswedan

Cincong.com Pada Jumat, 24 November 2017 Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Aziz menyambangi gedung KPK di Kuningan Persada, Jaksel. Kedatangannya tersebut membuat penasaran awak media yang sedang meliput disana.

Namun Irjen Idham Azis tidak banyak bicara saat di tanya soal kedatangannya kepada wartawan. “Nanti saja, saya ingin bertemua ketua KPK,”kata Jenderal bintang dua itu sambil berjalan ke lobi gedung KPK.

Idham tidak datang sendirian, dia (Idham) datang bersama dengan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. Argo Yuwono pun hanya bungkam soal kedatangan jajaran Polda Metro Jaya.

Teka-teki soal kedatangan Kapolda Metro Jaya akhirnya terungkap dari Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Febri menyebutkan kedatangan Kapolda mengenai kelanjutan kasus penyerangan air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Namun, ketika itu dia enggan ingin menjelaskan lebih jauh.

Setelah beberapa jam setelah kedatangannya, Idham Azis kemudian tiba di Ruang Konfrensi Pers KPK. Ketua KPK Agus Rahardjo juga terlihat disana.berita terkini

Pada saat itu, Idham memberikan perkembangan terbaru terkait pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Polda Metro Jaya telah berhasil membuat sketsa wajah yang menjadi terduga pelaku penyerangan tersebut. Idham meyakini bahwa sketsa wajah kali ini mempunyai akurasi tinggi. Ada dua sketsa yang sudah berhasil dibuat.

“Kalau dari hasil keterangan yang di peroleh dari saksi ini mengarah sudah 90 persen (akurat). Ada dua gambar tadi itu diduga terlibat dalam penyiraman saudara Novel Baswedan,” ucap Idham Azis.

Sudah selama hampir tujuh bulan kasus penyerangan air keras kepada Novel mandek di Polda Metro Jaya. Polda sudah sempat mengeluarkan sketsa wajah dari terduga pelaku penyiraman air keras namun hingga saat kini untuk tindak lanjutnya masih belum membuahkan hasil.

Pernyataan Idham pada hari itu memberi sebuah harapan baru terkait pengungkapan kasus yang menimpa Novel Baswedan. Penyidik senior KPK itu hingga kini sedang menjalani perawatan di Singapura untuk memulihkan kondisi matanya yang rusak akhibat penyiraman air keras tersebut. Berita terkini