Saat Presiden Turun Tangan Untuk Mengevaluasi Sebagian Menteri Dalam Pekerjaannya
BERITA POLITIK

Saat Presiden Turun Tangan Untuk Mengevaluasi Sebagian Menteri Dalam Pekerjaannya

Saat Presiden Turun Tangan Untuk Mengevaluasi Sebagian Menteri Dalam Pekerjaannya

 

Berita Terkini – Presiden Joko Widodo diharapkan segera mengevaluasi menteri yang berkinerja buruk dimata publik dan menjadi beban bagi kabinet kerja.

Isu kinerja mennteri kembali memanaskan pasca dilansinya hasil survei nasional dari Polmark Indonesia .

Menteri penghuni kabinet kerja yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo sepekan setelah dirinya membaca sumpah sebagai Presiden RI.

Menteri yang paling diperbincangkan adalah Menteri Kelautan dan Perikanan yaitu Susi Pudjiastuti.

Menteri lainnya juga ada yang disorot, karena gaya bekerja merekka yang berbeda dari kabinet sebelumnya,Misalkan menteri pertanian Amran Sulaiman beserta
menteri pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono merekalah yang disebut jarang dikantor karena selalu bertugas dilapangan .

Sedangkan menteri Pertanian tidak pernah ada dikantor saat rapat.

Menteri PU Pera juga sama selalu dilapangan karena kerjaannya mengukur jalan, cek irigasi,bendungan,jalan tol, bukan hanya masalah bertanda tangan saja dikantor,
Karena kalau proyek jalan jelek bagaimana ??? Begitu lah yang diujarkan oleh Presiden kita Joko Widodo.

Pengamatan ekonomi dari universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan peenelitian senior pada lembaga Risert Inspect,Ahmad Ma’ruf mencatat, bahwa menteri Rini dinilai lamban
restrukturisasi,sehingga banyak sekali BUMN yang bukannya berkontribusi pada penyediaan barang/jasa publik.

Menteri Rini juga tidak mampu mengevaluasi para direksi dan komisaris.Apalagi banyak Komisaris yang masuk karena kedekatan politik,Yang lebih celakanya lagi bukan pendukung
Prisiden kita Joko Widodo.Jadi BUMN tidak semua serius untuk mencapai kinerja ini dan perlu dievaluasi.

Kini setelah lebih dari 3 bulan bekerja mulai ada dorongan agar menteri kabinet kerja dievaluasi. Dan salah satu yang mendorongnya evaluasi adalah Center for srategic Internasional and studies ( CSIS ).

Disiplin dan keras para menteri menjadikan hal yang paling penting. Presiden Jokowi harus mengevaluasi kinerja para menteri terkait portofolio..
Begitulah yang diucapkan oleh Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS Phillips Vermonte dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Sementara kinerja Rudiantara dianggap bagus namun tim kerja dan sistem dinilai lamban dalam mengeksekusi tugasnya.

Disarankan Jokowi melakukan evaluasi atas kinerja semua menteri terkhusus yang gagal mencapai kinerjanya.

Para menteri harus menyadari bahwa tanggung jawab yang diembannya dan bahwa publik juga ikut untuk mencermati kinerja mereka.

Sementara Direktur Operasional Polmark Indonesia Maikal Febriant menjelaskan menduga menonjolnya nama Susi karena selama ini sangat aktif memasarkan aktivitasnya diberbagai media.Berita Terkini