Setelah delapan tahun aktivitas gunung berapi, Sinabung membahayakan kesejahteraan anak-anak
BERITA NASIONAL

Setelah delapan tahun aktivitas gunung berapi, Sinabung membahayakan kesejahteraan anak-anak

Setelah delapan tahun aktivitas gunung berapi, Sinabung membahayakan kesejahteraan anak-anak

Setelah delapan tahun aktivitas gunung berapi, Sinabung membahayakan kesejahteraan anak-anakbola88, Dampak letusan biasa di Gunung Sinabung, Sumatera Utara, sejumlah organisasi mengatakan bahwa dalam delapan tahun terakhir telah merugikan kesejahteraan 12.000 anak-anah yang tinggal di daerah dekat gunung berapi Sinabung.

Setelah delapan tahun aktivitas gunung berapi, Sinabung membahayakan kesejahteraan anak-anak
Setelah delapan tahun aktivitas gunung berapi, Sinabung membahayakan kesejahteraan anak-anak

Pada hari Minggu pagi, gunung api di Kabupaten Karo di kabarkan meletus dan juga memancarkan abu vulkanik setinggi 1 kilometer dan mengarah ke daerah sekitar gunung, diikuti oleh tremor.

Kepala pos pemantauan di Gunung  Sinabung, Armen Putera, mengatakan aktivitas gunung berapi tercatat tinggi, sehingga ia memperkirakan penduduk desa akan mengalami lebih banyak letusan dalam beberapa bulan mendatang.

Direktur Yayasan Sheep, Andreas Subiyono, yang juga duduk di dewan Forum Advokasi Sinabung, mengatakan setidaknya 12.000 anak tinggal di 27 desa di sekitar gunung berapi.

“Daerah Kabupaten Karo bisa mengalami generasi yang hilang jika kita tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi bencana dan kesejahteraan anak-anak yang tinggal di daerah sana” katanya dalam diskusi penanggulangan bencana yang diadakan pada hari Minggu.

Pastor Darmais Sembiring, kepala Komisi Penanggulangan Bencana Gereja Batak Protestan di kabupaten itu, mengatakan ada seorang anak laki-laki berusia 1,5 tahun yang menderita penyakit paru-paru akibat menghirup abu vulkanik yang di keluarkan gunung Sinabung yang meletus. Bocah itu sedang dirawat intensif di rumah sakit, katanya kepada media.

Kepala departemen logistik dan darurat Karo di Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Natanael Peranginangin, mengatakan secara terpisah bahwa pemerintah mengetahui kondisi dan situasi yang berada di daerah dekat Gunung dan sedang menyusun program bantuan untuk masyarakat yang tinggal di daerah sekitar gunung merapi.

“Kami menerapkan beberapa program untuk mengatasi masalah kesehatan dan pendidikan yang timbul dari letusan Gunung Sinabung. Tetapi kami mengakui bahwa tim penanggulangan bencana belum memberikan hasil yang optimal, ”katanya baru-baru ini. Dia menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak pernah menunjuk sumber daya untuk membantu anak-anak karena kurangnya dana yang di berikan dari pemerintah.