Gadis Belia Yang Diperkosa Oleh Seorang Guru Mengaji

Gadis Belia Yang Diperkosa Oleh Seorang Guru Mengaji

Posted on

Berita Terkini – Diduga seorang guru mengaji yang berinisial SR  ( 55 ),di Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB ) , Diringkus oleh polisi dan diamankan oleh polisi karena diduga sudah melakukan pencabulan kepada seorang santri yang masih sangat belia.

”Cerita tersebut berawal dari laporan keluarga korban, dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh pihak yang berwajib dan segera dilakukan penangkapan”Kata AKBP Muhammad di Mataram,Rabu ( 8/11 ).Seperti yang diberitakan.

SR ditangkap dikediamannya yang beralamat Dusun Ranjok,Desa Dopang,Kecamatan Gunungsari,Kabupaten Lombok Darat.Dari penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian turut disita beberapa barang bukti seperti pakaian yang dikenakan pelaku saat itu untuk mencabuli korban saat melakukan aksi bejatnya tersebut.

Dalam penjelasan AKBP Muhammad menerangkan bahwa aksi pelecehan seksual ini terjadi terhadap korban yang berinisal MI pada hari sabtu ( 4/11 ) malam, seusai mengaji dirumah pelaku dengan kelima teman korban yang sebaya dengan si korban.

Saat itu, kelima teman korban pulang lebih dulu dan meninggalkan korban dikediaman si pelaku untuk menonton acara televisi.Dan karena istri si pelaku sedang tidak ada dirumah, pelaku mengambil kesempatan untuk melakukan pelecehan seksual tersebut kepada korban.

” Yang dimana awalnya korban diancam dan di iming imingin uang , lalu pelaku melanjutkan aksinya dengan membawa korban kedalam kamar lalu melakukan pelecehan kepada korban ”

Dan setelah selesai melakukan aksinya,pelaku mendengar bahwa suara bahwa pintu depan terbuka yang menandakan bahwa istri dari pelaku sudah kembali kerumah.Dan tidak ingin aksi bejatnya diketahuin oleh istrinya sendiri, pelaku langsung menghentikan aksinya dan mengancam korban untuk tidak berkata apapun kepada istrinya dan menyuruh koban untuk pulang kerumahnya.

Setelah kepulangan si Korban dia seperti kelihatan kesakitan dan ditanya oleh keluarga korban … Lalu korban mengatakan bahwa korban kesakitan dibagian vitalnya ketika sedang buang air kecil. Dan keluarga korban mencurigai bahwa Pelaku telah melakukan hal tak senonoh kepada anaknya maka langsung dilaporkan kepada pihak Kepolisian.

Setelah pihak Kepolisian menerima laporan dan mendapatkan hasil visum nya, Maka dalam waktu yang tidak lama pelaku segera ditangkap dan diamankan karena perbuatab asusilanya terhadap korban yang masik sangat belia, Ujar Kepolisian Lombok tersebut.

Sesuai dengan perlakuan pelaku yang dilakukan kepada korban dan dijatuhkan hukuman paling berat yaitu 15 thaun penjara, Kata AKBP Muhammad.

Lebih lanjutnya pelaku telah diamankan dibalik jeruji besi Mapolres Mataram disangkakan dengan Pasal 82 Ayat 1 Juncto Pasal 76 E Undang- undang Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak… Demikian Berita Terupdate dan untuk orang tua lain nya diharapkan untuk lebih menjaga ank kita semua ya .. Terutama untuk ank perempuan kita, karena hal seperti ini akan menghancurkan masa depan nya kelak … Terima kasih untuk membaca berita tersebut.