Supir Pun Bisa Dijadikan Tersangka Atas Terjadinya Kecelakaan Setnov

Supir Pun Bisa Dijadikan Tersangka Atas Terjadinya Kecelakaan Setnov

Posted on

Berita Terkini – Seorang supir yang mendadak menjadi terkenal karena kecelakaan yang menimpa Ketua DPR ( Setya Novanto ) atau Setnov.Yang bernama Hilman yang diketahui adalah seorang supir mobil Fortuner bernopol B 1732 ZLO, yang ditumpangi oleh Setnov pada saat kecelakaan terjadi ,Kamis 16 November 2017 malam hari.

Disini Pihak berwajib menetapkan Hilman sebagai tersangka karena diketahui bahwa Hilman adalah seorang jurnalis Metro TV, dan dianggap lalai dalam mengemudikan kendaraan yang bisa menyebabkan Setnov mengalami kecelakaan.

Kabid Polda Metro Jaya Kombes Prabowo Argo Tuwono menambahkan bahwa Fortuner yang membuat Setnow kecelakaan adalah milik Hilman.Dimana mobil tersebut dibeli setahun yang lalu dari warga Cinere bersama Aminuddin.Hingga sampai saat ini pun mobil Fortuner tersebut masih terdaftar dengan nama Aminuddin Ditlantas Polda Metro Jaya.Dan belum dibalik nama Ujar Argo.

”Namanya sampean ( Hilman ) ditilang,Tersangka bukan ?? dipertanyakan oleh Pihak berwajib .. Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka,Hilman tidak ditahan. Hilman hanya dikenakan wajib lapor kepada Pihak yang Berwajib saja.

” Kami tidak akan melakukan penahanan, namun diharuskan untuk wajib lapor seminggu dua kali, yaitu Senin dan Sabtu,” Ujar Kasubdit in Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto,saat dihubungi, Sabtu  18 November 2017.

Alasan Hilman tidak ditahan karena Hilman dinilai cuku[ kooperaktif selama pemeriksaan ,Selain itu penahanan juga tidak berhal dilakukan.Dalam kasus tersebut Hilman Mattauch terancam Pasal 283 dan Pasal 310 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Llau Lintas dan Angkutan Jalan ( LLAJ ).

Sepanjang Hilman tidak melarikan diri, tidak menyembunyikan barang bujti apapun, tidak akan melakukan Sesutu perbuatan yang sama, maka penahanan tak harus dilakukan oleh pihak yang Berwajib, Dan seperti yang diucapkan oleh Budiyanto bahwa Hilman akan dikankan sanksi dengan Pasal 310 ayat 2 juncto Pasal 283 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ .Pidana nya adalah penjara 1 tahun dan denda paling banyak adalah 10 juta rupiah.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengaskan,akan membidik pihak yang diduga mengahalangi proses penyelidikan korupsi E-KTP.Salah satu nya yaitu Hilman yang mengemudikan mobil data tersangka Korupsi E-KTP tersebut yaitu Setnov Kecelakaan .

Kalau adapun pihak yang ingin mengahalangi ataupun menyembunyikan kasu E-KTP ataupun yang lain ada resiko pidana yang sudah diatur dengan pasal 21 UU Tipikor,”ujar Juru Bicara Febri Diansyah di Gedung KPK,Kuningan,Jakarta Selatan,Jumat 17 November 2017 malam.

Hilamn bias dijerat karena diduga mengetahui keberadaan Setnov dimana saat tim penyidik KPK menjemput paksa Ketua DPR RI tersebut pada saat Rabu, 15November 2017 malam.Namun diduga oleh pihak KPK bahwwa Hilman tidak melaporkannya saat itu .

Febri mengatakan, bahwa pihaknya akan berkoodinasi dengan pihak Ditlantas Polri yang mengolah TKP  kecelakaan yang ditumpangi oleh Setnov. ” Dan ini sduah kami ingatkan bahwa pihak tertentu tidak berupaya untuk melindungi tersangka ataupun melakukan hal lainnya dalam kasus ini.Karena ancaman dari pihak berwajib kita adalah 3 sampai 12 tahun lamanya.

Terlebih Pihak Berwajib mendapatkan laporan bahwa adanya laporan dugaan tindak pidana yang merintangi proses penyidikan E-KTP.Sementara Kadiv Hukum Yayasan Lembaga Bnatuan Hukum Indonesia ?( YLBHI ) M Isnur menyebutkan bahwa KPK juga bias menjerat sopir Setnow tersebut sengan Pasal 21 UU Tipikor.

Diketahui  bahwa Hilman adalah wartawan Kontributor Metro TV,bisa menghalangi penyelidikan tersebut.Makanya KPK segera menyelidiki dan mengejar saksi yang ada disitu, ” ujar Isnur di Gedung KPK,Kuningan, Jumat 17 November 2017.

Dan disini menurut Isnur KPK harus menyelidiki langsung supir dan ajudan DPR RI  tersebut, Karena merka mencurigai bahwa sejak kapan sopir membawa tersangka Setnov. Yang diduga sudah membawa Setnov sejak malam sang Ketua Umum tersebut menghilang.Berita Terkini